
Shadow of The Truth
Empat orang seniman dari Jakarta: Adikara Rahman, Arief Witjaksana, Bintang Perkasa dan Reydo Respati menyelenggarakan pameran drawing di Studio Kalahan Yogyakarta yang berlangsung pada tanggal 5 Juli s.d. 30 Juli 2025. Judul yang diketengahkan adalah ‘Shadow of Truth’. Karya-karya drawing ke-empat seniman ini menandai perubahan konsepsi karya-karya seni rupa dari generasi 1980-2000-an dan karakter karya generasi 2000-2020-an sekarang ini. Adikara kelahiran tahun 1965, karya-karyanya mengetengahkan metafora naratif terhadap pembungkaman peristiwa-peristiwa menggetarkan antara 1965-1990an yang bergejolak menuntut keterbukaan pihak ‘Penguasa’. Sementara tiga orang lainnya memulai aktivitas berkarya dan berpameran ketika terjadi sistem ijon karya-karya seni rupa yang dipengaruhi oleh sistem industri pasar global.
‘Shadow’ dalam karya-karya ke-empat seniman ini adalah ranah pengalaman ‘kebenaran’ dalam kehidupan modern yang dipertanyakan kembali. Maka kenyataan hidup yang digambarkan Adikara, Bintang, Reydo dan Arief melalui karya-karya drawingnya adalah gambaran kebenaran dari kenyataan yang kompleks dan pelik. ‘Benar’ dalam arti ‘kenyataannya memang begitu’; kebenaran sebagai fakta nyata atau sebagai ‘kemungkinan’ tersembunyi yang lantas kita sadari. Jadi ini bukan kebenaran sebagai ideal yang seharusnya atau kebenaran normatif yang sudah baku. Bukan ‘kebenaran’ yang terkait dengan soal benar – salah, correct – incorrect, true – false, atau baik – buruk, bukan ‘kebenaran’ moral, melainkan soal dangkal atau dalam, bermakna atau tidak.
Shadow yang digambarkan oleh keempat seniman dalam pameran ini, adalah pengalaman yang kita tolak, kita abaikan yang kemudian masuk dan bersemayam di alam bawah sadar. Sementara untuk menjalani kehidupan, kita selalu berusaha supaya berada dalam tataran kesadaran. Kesadaran adalah keseimbangan emosi yang menghasilkan cahaya guna menerangi pengalaman gelap kita, sehingga menghasilkan vibrasi positif ketika berinteraksi dengan orang lain.
Yogyakarta, 2 Juli 2025
Kurator: Aa Nurjaman


